Stasi St. Matius Wologai Gelar Pleno Penyusunan Program Kerja 2026

Bagikan ke yang Lain

Ende,Wologai, Sabtu 15 November 2025 – Stasi St. Matius Wologai menggelar pleno tingkat stasi untuk mengevaluasi pelayanan pastoral tahun 2025 serta menyusun rencana kerja pembangunan untuk tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Pastoral Stasi Wologai ini dihadiri oleh umat, pengurus fungsional, tokoh adat, KUB, dan perwakilan lingkungan.

Pleno tahun ini menjadi ruang strategis untuk memastikan arah pelayanan pastoral stasi tetap selaras dengan kebijakan dan program Kuasi Paroki St. Yohanes Maria Vianney Pemo. Selain mengevaluasi perjalanan pastoral, peserta pleno juga menetapkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan pada tahun 2026.

Tokoh adat Kornelis Keta, dalam sambutannya, mengajak seluruh umat untuk terlibat aktif dalam perencanaan pembangunan stasi. “Saat kita membutuhkan perubahan, kita membutuhkan terobosan. Para pengurus pastoral harus menjalankan program yang telah disepakati bersama. Para pendahulu sudah membangun Stasi ini; tugas kita menjaga dan mengembangkannya,” ujarnya.

Penasehat Stasi Wologai, Antonius Wara, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh umat dalam setiap kegiatan pastoral. Ia meminta pengurus memahami fungsi masing-masing agar pelayanan berjalan optimal. Selain itu, Antonius—yang juga Kepala Desa Wologai—menyampaikan dukungan pemerintahan desa terkait penyediaan air minum untuk Rumah Pastoral dan rencana pemagaran kebun stasi. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus fungsional, lingkungan, dan KUB atas pelaksanaan program sepanjang tahun 2025.

Sementara itu, Ketua Stasi Wologai Siprianus Pani mengapresiasi keterlibatan umat dalam mendukung pembangunan stasi. Ia menegaskan bahwa program kerja 2025 berjalan baik dan menjadi dasar untuk merancang program 2026. “Kita perlu menyusun program yang benar-benar menjawab kebutuhan umat. Peran KUB sebagai ujung tombak pastoral harus diperkuat. Program dari kuasi paroki dan DPP perlu diteruskan hingga ke tingkat KUB,” ungkapnya.

Program Strategis 2026

Dalam pleno ini, umat dan pengurus menetapkan beberapa program prioritas, antara lain:

Pertama, Pengadaan bangku duduk di dalam gereja untuk meningkatkan kenyamanan umat dalam mengikuti ibadah.

Kedua, Peningkatan fasilitas Rumah Pastoral, termasuk kebutuhan dasar dan perbaikan struktur untuk mendukung pelayanan imam serta kegiatan pastoral.

Ketiga,Penguatan pembinaan iman dan kebutuhan liturgi, yang mencakup pelaksanaan kegiatan terprogram sesuai hasil pleno DPP Kuasi Paroki St. Yohanes Maria Vianney Pemo.

Ke Empat,Penguatan kembali Gerakan 1000 dan doa malam wajib setiap malam Minggu sebagai bagian dari pembinaan iman berbasis KUB dan lingkungan.

Ada 4 Poin besar yang diputus dan juga kegiatan lain yang telah disepakati dalam program kerja masing Bidang.

Di akhir kegiatan, Ketua Stasi menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang selama ini mendukung karya pastoral Stasi St. Matius Wologai. Ia berharap seluruh program yang telah diputuskan dapat berjalan dengan baik melalui kerja sama dan komitmen seluruh umat.

Oleh: JF Komsos

St.Yohanes Maria Vianney Pemo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *