

Ende Pemo, 8 Maret 2026 – Panitia pendefinitifan Paroki St. Yohanes Maria Vianney Pemo resmi dibentuk dalam sebuah pertemuan yang berlangsung pada Minggu (8/3/2026) di Aula Paroki. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan berbagai kegiatan menuju peristiwa penting dalam perjalanan iman umat di wilayah tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pastor Paroki RD. Ferdinandus Nay Ngebu, Ketua KUB Stasi Pusat, para Ketua Lingkungan sekuasi, serta anggota Dewan Pastoral Paroki (DPP). Selain itu, turut diundang para tokoh masyarakat seperti Mosalaki sekuasi, para kepala desa, serta kepala sekolah di wilayah sekuasi.
Dalam pertemuan tersebut, umat juga menyepakati pembentukan panitia pelaksana dengan menunjuk Seravin Nggawi sebagai Ketua Panitia Pendefinitifan Paroki.
Ketua Panitia Seravin Nggawi dalam kesempatan itu menyampaikan harapannya agar seluruh umat dan pihak yang terlibat dapat terus berjalan bersama dalam semangat kebersamaan.
Menurutnya, pendefinitifan paroki bukan sekadar sebuah acara seremonial, tetapi merupakan peristiwa iman yang lahir dari kerja sama, doa, dan pengorbanan banyak orang. Karena itu ia mengajak seluruh umat untuk tetap bergandengan tangan, saling membantu, dan saling menguatkan dalam mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan.
“Dengan persatuan hati dan semangat pelayanan dari semua pihak, saya percaya seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan dan dilaksanakan dengan baik, sehingga acara ini berlangsung dengan lancar, penuh sukacita, dan menjadi berkat bagi seluruh umat,” ujarnya.
Sementara itu, Pastor Paroki RD. Ferdinandus Nay Ngebu menegaskan bahwa pendefinitifan paroki merupakan momentum penting untuk mempererat persaudaraan umat.
“Gereja bukan hanya bangunan, tetapi persekutuan umat yang hidup dalam kasih dan pelayanan. Karena itu saya mengajak seluruh umat, panitia, dan semua pihak yang terlibat untuk tetap saling mendukung, bekerja sama dengan tulus, serta menjaga semangat persatuan,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik dan membawa sukacita bagi umat. Peristiwa ini juga diharapkan menjadi tanda pertumbuhan iman bagi seluruh umat di Paroki St. Yohanes Maria Vianney Pemo.
Dengan keterlibatan berbagai unsur umat, tokoh adat, pemerintah desa, serta dunia pendidikan, pendefinitifan paroki ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan gerejawi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara Gereja dan masyarakat.
Kontributor : Floribertus Guta/ Komsos Pemo
Editor : Jhuan Mari
