Umat Kuasi Paroki St. Yohanes Maria Vianney Pemo Rayakan Minggu Palma dengan Penuh Iman

Bagikan ke yang Lain

Ende, Pemo_Marvin Pemo| Umat Kuasi Paroki St. Yohanes Maria Vianney Pemo merayakan Minggu Palma pada Minggu, 29 Maret 2026, dengan penuh sukacita dan kekhidmatan. Perayaan ini menandai awal Pekan Suci, masa penting bagi umat Katolik untuk mengenangkan sengsara, wafat, dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh RD. Lukas Bernardus Ebu Dhae, yang akrab disapa RD. Rainal. Umat dari berbagai stasi hadir dengan membawa daun palma sebagai simbol kemenangan dan penghormatan kepada Kristus, mengenangkan peristiwa masuknya Yesus ke Yerusalem yang disambut dengan sorak-sorai oleh orang banyak.

Perayaan diawali dengan pemberkatan daun palma yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi menuju gereja. Dalam suasana doa dan iman, umat mengikuti perarakan sambil melambai-lambaikan daun palma sebagai tanda sukacita menyambut Kristus Sang Raja Damai.

Dalam homilinya, RD. Lukas Bernardus Ebu Dhae mengajak umat untuk merenungkan makna mendalam dari Minggu Palma dalam kehidupan beriman. Ia mengingatkan bahwa manusia sering berada dalam dua situasi yang berbeda dalam mengikuti Kristus.

“Hari ini kita berada di pihak yang berteriak Hosana Putra Daud, tetapi kadang kita juga berada di posisi yang berteriak Salibkan Dia.”

Melalui refleksi tersebut, umat diajak untuk semakin menyadari pentingnya konsistensi dalam hidup beriman. Iman kepada Kristus tidak hanya diwujudkan dalam kata-kata pujian, tetapi juga dalam kesetiaan menjalani kehidupan sehari-hari, bahkan ketika menghadapi kesulitan dan tantangan.

Perayaan Minggu Palma ini menjadi momen penting bagi umat untuk mempersiapkan hati memasuki rangkaian Pekan Suci yang akan berpuncak pada perayaan Paskah, yakni kebangkitan Tuhan Yesus Kristus sebagai tanda kemenangan atas dosa dan maut.

Melalui perayaan ini, umat Kuasi Paroki St. Yohanes Maria Vianney Pemo diharapkan semakin diteguhkan dalam iman serta mampu hidup lebih setia dan konsisten dalam mengikuti Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh : Tim Komsos Marvin Pemo

St.Yohanes Maria Vianney Pemo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *