

Ende,Boafeo, 29 Maret 2026 – Umat di Stasi St. Fransiskus dari Asisi Boafeo merayakan Minggu Palma dengan penuh khidmat dan sukacita. Perayaan yang menandai awal Pekan Suci ini dipimpin oleh RD. Servasius Sai, dengan dihadiri umat yang membawa daun palma sebagai simbol kemenangan dan penghormatan kepada Yesus Kristus.
Dalam homilinya, RD. Servasius Sai, mengajak umat untuk merenungkan makna sejati dari perayaan Minggu Palma. Ia menegaskan bahwa pada hari ini umat mengenang peristiwa Yesus yang dielu-elukan sebagai Raja, Putra Allah, keturunan Raja Daud. Namun, hanya dalam hitungan hari, sorak pujian itu berubah menjadi teriakan penolakan: “Salibkanlah Dia!”
Romo Servasius mengingatkan bahwa realitas tersebut menjadi cermin kehidupan umat beriman saat ini. Tidak jarang, manusia mudah memuliakan Tuhan dengan kata-kata, tetapi dalam tindakan justru menyangkal-Nya.
“Umat diajak bukan sekadar mengangkat Yesussebagai Raja secara seremonial, tetapi sungguh menempatkan Dia sebagai Raja dalam hati, yang menuntun pikiran dan tindakan kita sehari-hari,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti sikap hidup yang tidak konsisten—di depan menunjukkan iman, tetapi di belakang bertindak sebaliknya. Sikap “angkat-banting” seperti ini, menurutnya, merupakan bentuk penghianatan modern terhadap Kristus.
Dalam pesannya, umat diharapkan tidak menjadi kelompok yang hanya pandai memuji Yesus, tetapi juga harus setia dalam tindakan nyata, terutama dalam relasi dengan keluarga dan sesama. Sikap saling menghargai, berkata baik, dan berbuat kasih menjadi tanda nyata bahwa Kristus sungguh diangkat sebagai Raja dalam hidup.
Perayaan Minggu Palma ini menjadi momentum bagi umat Boafeo untuk memperbarui komitmen iman, agar tidak mudah berubah seperti kerumunan yang dahulu memuji lalu menghujat Yesus. Sebaliknya, umat diajak untuk tetap setia mengikuti Kristus, baik dalam suka maupun dalam tantangan hidup.
Dengan semangat Pekan Suci yang telah dimulai, umat diharapkan semakin mendalami iman dan menghadirkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Redem Stasi Boafeo
