


Ende, Wologai – Umat Katolik di Stasi St. Matius Wologai merayakan Perayaan Acies Legio Maria dengan penuh iman dan sukacita pada Rabu, 25 Maret 2026, yang bertepatan dengan Hari Raya Hari Raya Kabar Sukacita. Perayaan ini menjadi momen istimewa bagi seluruh anggota Legio Maria untuk memperbaharui janji kesetiaan mereka kepada Kristus melalui teladan Bunda Maria.
Perayaan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh umat Stasi Wologai dan dari wilayah Kuasi Paroki St. Yohanes Maria Vianney Pemo, khususnya anggota Legio Maria dari dua kuria. Kuria bunda hati kudus Pemo dan Kuria Maria Bunga Mawar yang gaib Wologai. Dalam homilinya, Pastor Paroki RD. Ferdinandus Nay Ngebu mengajak seluruh umat untuk meneladani sikap iman Bunda Maria, yang dengan penuh kerendahan hati menjawab panggilan Allah dengan kata “Ya”.
Mengacu pada kisah Injil Lukas 1:38, Pastor menegaskan bahwa kesediaan Maria untuk berkata “Ya” bukan hanya sebuah jawaban, tetapi sebuah komitmen hidup. “Jika kita telah menyatakan ‘Ya’ kepada Tuhan, maka seluruh hidup kita harus diperbaharui. Setiap tindakan, perkataan, dan keputusan harus mencerminkan iman yang hidup,” tegasnya.
Pastor juga menambahkan bahwa Maria adalah teladan dalam hal percaya, taat, dan setia. Ia memilih untuk percaya pada rencana Allah, taat dalam menjalankan kehendak-Nya, dan setia hingga akhir, bahkan dalam penderitaan. Oleh karena itu, umat diajak untuk berani meninggalkan hal-hal yang tidak baik dan mulai hidup dalam keteladanan seperti Bunda Maria.
Sementara itu, Ketua Komisium, Hendrikus Laka, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota Legio Maria untuk menjadi pembawa kabar gembira di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya menghidupi spiritualitas Legio Maria secara nyata, seperti taat pada instruksi organisasi, setia menjalankan doa Catena setiap hari, serta aktif dalam karya kasih seperti mengunjungi orang sakit dan membantu sesama.



Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh fungsionaris pastoral, mulai dari Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Stasi, pengurus lingkungan, hingga Kelompok Umat Basis (KUB), serta seluruh umat di wilayah Stasi Wologai yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan perayaan ini.
Selain itu Ketua Kuria Maria “Bunga Mawar yang Gaib” Wologai Jhuan Mari dalam sambutannya turut mengajak seluruh anggota Legio Maria untuk membawa semangat baru dalam menjalankan misi kerasulan. Ia menegaskan bahwa pembaharuan janji setia dalam Perayaan Acies harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kehidupan bermasyarakat.
Jhuan mengajak jika dalam Tema perayaan Acies tahun ini, “Setialah kepada Kristus bersama Bunda Maria,” maka menjadi pusat refleksi untuk kita. Kesetiaan yang diteladankan oleh Bunda Maria bukanlah kesetiaan yang pasif, melainkan kesetiaan yang hidup dan dinamis tetap teguh dalam segala situasi, baik situasi dengan penuh tantangan berorganisasi maupun dalam keberhasilan disetiap karya hidup.
Melalui Perayaan Acies ini, umat di Stasi St. Matius Wologai diharapkan semakin diteguhkan dalam iman serta mampu menghadirkan kasih Kristus di tengah dunia, dengan meneladani kesetiaan dan ketaatan Bunda Maria dalam setiap aspek kehidupan.
Ditulis Oleh : Tim Komsos
